Bagaimana caranya saat pesanan cukup banyak, padahal cuma modal beberapa ratus ribu saja? Betul-betul kondisi uang cash terbatas, yang saya lakukan adalah:

  1. Meningkatkan frekuensi pembelian, walaupun agak boros waktu dan tenaga, tapi demi kepuasan pelanggan di awal mendapatkan barang tepat waktu.
  2. Berupaya meminta DP atau pelunasan di awal sebelum dikirim. Nah tentunya yang dibangun adalah kepercayaan pembeli. Perlu sejarah jadi orang jujur dan terpercaya. Paling mudah jika jualannya online atau social media.
  3. Upayakan tidak memberikan hutang kepada yang mau beli, karena pengalaman saya… jualan itu sulit tapi menagih lebih sulit. Lebih baik untung sedikit 10 ribu setiap hari bisa muter maksimal 30 hari daripada 50 – 100 ribu tapi modal tertahan di orang berbulan-bulan. Alamak bisa susah nanti bayar ke supplier. Ternyata banyak juga kok yang mau… karena kalu sudah lihat katalog ibaratnya seperti lihat-lihat di mall, kalau udah kepengen ya dibeli aja dengan cash, kenapa ke kita tega ngutang… apalagi produk ini gak ada di mall.
  4. Menunda kesenangan, disiplin menyisihkan sebagian keuntungan untuk memperbesar modal. Mengambil uang seperlunya dan dicatat. Keuntungan yang terputar dalam modal membuat stok lebih banyak untuk barang-barang yang diminati sehingga bisa menghemat waktu dan tenaga belanja, pelanggan puas dan lebih setia gak cari alternatif lain. Semakin besar modal semakin memperbesar keuntungan.
  5. Memanfaatkan kepercayaan supplier. Nah ini perlu perjuangan pada awalnya, karena saya tidak ambil barangnya namun sudah dipisahkan di supplier sampai menunggu pembayaran/transfer konsumen. Benar-benar cuma uang lewat doang plus UNTUNG… asyik gak?
  6. Memanfaatkan pinjaman bersifat keuntungan bagi hasil. Karena ada juga pembeli yang belinya banyak, kita gak mungkin ngirimnya dicicil. Biasanya beres transaksi dibalikin lagi, biar kalau perlu gampang dipinjemin lagi. Sampai-sampai investornya ketagihan, “jangan dibalikin deh duitnya siapa tahu perlu lagi”, Tuh kan…

Kerjakanlah bisnis dengan waktu dan keterampilan Anda, bukan sekedar dengan uang Anda